Situs contoh: Bara Kemangi adalah bisnis fiktif untuk memperlihatkan kemampuan website. Harga, nama, dan data di sini tidak nyata. Tentang situs ini

Sejak 2018

Dari warung tenda, tetap di atas bara

Bara Kemangi dimulai tahun 2018 sebagai warung tenda kecil di Bandung dengan satu pemanggang, dua cobek, dan menu yang bisa ditulis di selembar kertas. Pendirinya ingin satu hal sederhana: sambal yang diulek sungguhan, bukan dari botol.

Namanya diambil dari dua hal yang selalu ada di meja Sunda: bara untuk membakar, dan kemangi, daun yang hampir selalu menemani lalapan. Asap dan segar, dua-duanya.

Tangan mengulek bumbu dan sayur di cobek batu

Perjalanan

Beberapa tahun terakhir

Cerita ini fiktif, dibuat untuk situs contoh.

  1. Warung tenda

    Satu pemanggang arang, dua cobek, dan menu sate, ayam bakar, serta sambal.

  2. Dapur pertama

    Pindah ke bangunan kecil di Coblong, dengan dapur dan meja untuk dua puluh orang.

  3. Outlet kedua

    Membuka Buahbatu dengan ruang makan lebih lapang dan meja panjang untuk rombongan.

  4. Katering kantor

    Prasmanan, nasi box, dan tumpeng untuk acara kantor dan keluarga.

Api dan kerja tangan

Dapur yang selalu sibuk

Di dapur kami, api tidak pernah dimatikan sebelum pukul sepuluh malam. Ada wajan besar untuk nasi goreng dan tumisan, ada pemanggang arang untuk bakaran, dan ada meja cobek untuk sambal.

Tiap bagian punya orangnya sendiri. Juru bakar tidak mengulek sambal; tukang sambal tidak memegang wajan. Semua memang dibagi supaya rasanya konsisten dari hari ke hari.

Wajan hitam di atas api besar berisi tumisan

Mampir dan cicipi sendiri

Dua outlet, buka setiap hari.

Chat WhatsApp